Description

Lelaki dan Kerbau
Lukisan ini adalah jendela kenangan—sebuah fragmen waktu yang abadi dalam balutan senja. Terlukis sosok seorang anak lelaki, bertelanjang dada, dengan tubuh ramping yang mengisyaratkan kerja keras sejak dini. Di tangannya tergenggam tali tambang, terhubung pada seekor kerbau yang setia berjalan bersamanya, keduanya pulang dari ladang setelah seharian menyatu dengan alam.
Gubuk beratap ilalang di latar belakang menjadi saksi bisu kesederhanaan dan ketabahan hidup pedesaan. Langit membara dalam gradasi jingga dan kelam—menandai batas antara lelah dan harapan. Dalam suasana hening dan hangat itu, tergambar kerinduan yang dalam terhadap masa kecil dan persahabatan yang tumbuh dari tanah, peluh, dan waktu.
Anak dalam lukisan ini bukan hanya figur, tapi jiwa yang hidup dalam ingatan—teman masa kecil yang kini mungkin telah jauh, namun wajahnya tetap menetap dalam palet ingatan dan goresan hati. Lukisan ini bukan sekadar karya visual, melainkan surat cinta kepada masa lalu yang tak pernah benar-benar pergi. Beli via WhatsApp





Reviews
There are no reviews yet.